Momentum hari pendidikan nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei seharusnya bisa dimanfaatkan pemerintah untuk mengevaluasi perjalanan pendidikan di Indonesia yang belum bisa dinikmati oleh seluruh rakyat, belum optimalnya masyarakat dalam mengenyam pendidikan terkait dengan biaya pendidikan di Indonesia yang dinilai mahal. Pemerintah wajib menyediakan pendidikan yang murah, khususnya bagi masyarakat tidak mampu jika ingin mencerdaskan kehidupan seluruh bangsa dan tidak ingin rakyatnya bodoh.